Pentingnya Memahami Social Object di Dunia Marketing Digital

Dunia Marketing Digital

Memahami social object di dunia marketing digital – Untuk setiap orang yang masuk di lingkup social, mulai dari lingkungan keluarga, area sekitar rumah, hingga lingkungan seprofesi pastinya memiliki suatu bentuk hubungan yang khusus. Hubungan tersebut bisa dihasilkan dari keterkaitan, saling membutuhkan, bahkan alasan yang lainnya.
Akan tetapi yang jelas, ada sesuatu yang mendasarinya untuk berkumpul serta bertahan di lingkungan tersebut. Hubungan ini juga harus dijaga denga baik dan lagi – lagi alasan untuk jaga hubungan tersebut juga bisa sangat beragam. Sederhananya, social object bisa dipahami sebagai semua alasan kenapa orang masuk, membentuk, serta bertahan di sebuah kelompok.

Selain itu, social object ini juga jadi salah satu hal yang paling penting untuk dipelajari dan juga diterapkan. Akan tetapi permasalahannya kini pada saat sebuah bisnis online dijalankan dengan tujuan awal profit oriented bukanlah costumers oriented, maka pebisnis online nantinya akan merasa sangat kesulitan dalam mengenali pentingnya efek social object tersebut.

Sekarang ini pelaku digital marketing banyak yang hanya terpaku kepada beberapa hal, seperti banyaknya followers media social, efek buzzer, atau pun peran penting influencer. Padahal dibalik hal tersebut semua ada nilai yang tidak kalah pentingnya, yakni mengejar social object yang tadi.

Dunia Marketing Digital

Social Object Sebagai Pendekatan Bukanlah Pemaksaan

Pada saat menjelajahi dunia internet, Anda mungkin saja akan lebih sering temukan tulisan atau pun promo “follow twitter kami untuk dapatkan potongan harga” atau pun “dapatkan harga promo hanya dengan cara like fanspage kami” dan lain – lain.

Apabila dipahami kembali mungkin saja akan ada banyak konsumen yang tertarik dengan cara seperti ini, tetapi disadari atau pun tidak Anda sudah memberi beban pada calon konsumen bahkan sebelum mereka akhirnya benar – benar suka produk Anda. Beban ini secara psikologis nantinya akan semakin perburuk brand Anda bila nanti ternyata apa yang Anda tawarkan tak sebaik ekspektasi konsumen. Hasil akhirnya, tak hanya mereka akan langsung unfollow, akan tetapi feednack negative pun juga akan turut tersebar.