Tips Freelancer Mengelola Masa Krisis Bisnisnya

Tips Freelancer Mengelola Masa Krisis

Tips freelancer mengelola masa krisis – Bagi seorang karyawan mungkin hidupnya bisa terjamin dengan gaji bulanan yang sudah pasti. Akan tetapi tidak demikian dengan seorang freelancer. Ketika rejeki sedang berada di puncak, mereka bisa hidup dengan tenang. Hanya saja ketika dunia sudah berputar dan menempatkan rejeki seorang freelancer di bawah, ini yang membuat freelancer harus memutar otak menyambung hidup.

Jika memang Anda adalah seorang freelancer tentu saja Anda perlu memperbaiki keadaan Anda. Jangan hanya terpaku dengan masa krisis yang Anda alami akan tetapi cobalah untuk berubah memperbaiki diri agar bisa lebih baik lagi. Berikut kami juga bagikan kepada Anda tentang beberapa tips freelancer mengelola masa krisis yang dapat Anda coba terapkan. Dengan tips ini Anda akan bisa hidup tenang walau menjadi seorang freelancer dan masa krisis bisa teratasi dengan baik. Check these out!

Tips Freelancer Mengelola Masa Krisis

Tips Freelancer Mengelola Masa Krisis

Dalam rangka mengelola masa krisis untuk seorang freelancer, ada beberapa tips freelancer mengelola masa krisis dalam bisnis yang sangat disarankan Anda lakukan diantaranya :

Kerjasama jangka panjang dengan client

Ketika Anda tengah berada pada masa krisis, merasa khawatir akan kehilangan client ini adalah hal yang wajar. Tetapi ada baiknya Anda tak perlu merasa takut dan panik mencari client baru. Sebaliknya Anda harus berusaha untuk bisa memberikan hasil pekerjaan yang terbaik dan yang memuaskan agar client yang bekerja bisa bahagia bersama Anda saat ini.

Biasanya ketika terjadi masa krisis, client akan melakukan dua hal yaitu menjadi selektif dalam memilih dan memilih kembali bekerjasama dengan freelancer yang sudah sering bekerja untuk mereka. Anda perlu manfaatkan pilihan kedua ini.

Jangan terlalu banyak memotong anggaran

Pada masa – masa sulit, hal pertama yang terlintas adalah bagaimana cara Anda untuk berhemat dan memotong anggaran dengan sangat efisien. Cara ini memang baik akan tetapi belum tentu selalu berhasil dalam mengatasi masalah krisis. Tentu Anda harus jeli melihat dampak dari pemotongan anggaran ini.

Jangan terlalu banyak melakukan pengeluaran karena pemasukan masih belum terkontrol dengan baik. Misalkan jika Anda butuh komputer atau laptop yang lebih baik dari sekarang Anda miliki. Anda perlu memilih mau beli laptop yang mahal atau yang murah. Mau pilih laptop dengan perangkat tercanggih atau sederhana. Jangan Anda pilih yang terbaik dan tercanggih jika memang Anda dalam kondisi krisis karena hal ini akan memberatkan Anda. Sebaiknya pilih yang memang sesuai dengan kantong. Selanjutnya sisihkan anggaran untuk kebutuhan jangka panjang Anda.